Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017
MESKI,KU BENCI KAU TETAP AHRUS PERGI Matahari mulai terjuntai di upuk barat, lalu terprosok kedalam jurang kesunyian. Angin bersama kabut menyibakan aura dingin di musim kemarau yang kian galau, karena seseorang yang kuimpikan disisiku selamanya akan mulai pergi bulan depan. Meski pergi, bukan dari kehidupanku dan hatiku namun tetap saja keteiadaanya untuk beberapa minggu atau beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun kedepan akan meninggalkan jejak kerinduan yang tak mungkin bisa ku hapus hanya lewat telephon atau pun SMS. Perempuanku,,,aku menuliskan ini untukmu, bukan berarti aku meratapi kepergianmu. Jika kau bertanya, “apa kamu izinkan aku pergi untuk beberapa waktu yang telah kita sepakati dan pergi untuk kembali pada hatimu pula??” Maka, jangan harap kau mendapati jawabannya tergelayut dibibirku. Saat ini, Benaku masih sibuk oleh pergulatan antara harapan dan kebencian. Bagaimana pun, kau adalah harapan untuk kerapuhan jiwaku saat ini, namun saat itu pula kau a...